Jumat, 10 Januari 2014

PROPOSAL KICK NET

LATAR BELAKANG
Seiring zaman globalisasi, kita dituntut untuk bisa mengetahui lebih banyak informasi dan komunikasi dengan lebih cepat dan efisien serta kebutuhan untuk berkomunikasi kini sangat besar sekali dan ditunjang dengan teknologi maka informasi dan komunikasi akan lebih mudah kita dapatkan dan lakukan.
TUJUAN
TUJUAN SOSIAL
  • Memudahkan mengakses informasi secara lebih cepat, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.
  • Meningkatkan mutu SDM masyarakat sekitar dalam mengenal dan menerapkan teknologi
dalam kehidupan sehari-hari
TUJUAN KOMERSIL
  • Sebagai lahan berwirausaha.
  • Mendapatkan Profit
KEBUTUHAN SDM
§  Konsultan warnet
§  Tenaga ahli listrik
§  Tenaga ahli networking
§  Tenaga ahli komputer
§  Marketing
§  Operator warnet
RENCANA LOKASI USAHA
§  Lokasi dekat dengan kawasan pendidikan baik itu Sekolah maupun kampus.
§  Lokasi berada di pusat keramaian, misalnya di pasar dan perkantoran.
§  Lokasi berada ditengah kawasan penduduk.
TARGET PELANGGAN
  • PELAJAR
  • MASYARAKAT UMUM
KEUNGGULAN
§  Semua instalasi software, jaringan LAN, router dan proxy server dapat kami lakukan sendiri, dengan demikian tidak perlu menganggarkan dana untuk jasa dari pihak ketiga
§  Kecepatan yang dimiliki warnet cepat sehingga memaksimalkan segala aktifitas
§  Warnet sehat, segala bentuk pornografi tidak dapat diakses
MODAL I
•       DP Sewa Gedung/Ruko Rp. 500.000
•       AC Rp. 500.000
•       Meja & Kursi 5 Set Rp. 1000.000
•       Pendaftaran Pelanggan PLN+Pemasangan     Rp. 1.000.000
•       Biaya Pemasangan Modem & Speedy      Rp. 500000
MODAL II
UNIT PC SERVER DAN CLIENT (1 Server  10 Client)
Processor: Intel Sandy Bridge G630
Motherboard: J&W H61M-L3V
Memory: Team Elite/Gskill 2GB DDR3 1333
VGA Card: Geforce GT430 1GB DDR3 128bit
Harddisk: 250GB Seagate
Optical Drive: -
Power Supply: Votre std
Casing: Votre std
Monitor: AOC LED 16 inch
Rp. 2.500.000
MODAL III
HARDWARE
•       Kabel UTP 50 Meter Rp. 500.000
•       Hub 10 Port Rp. 500.000
•       Switch Rp. 500.000
•       Layanan ISP Telkom Speedy + Modem Rp. 200.000
•       Printer Rp. 800.000
•       Socket RJ45 10 Buah Rp. 50.000
•       Headset & Webcam Rp. 100.000x5=Rp.500.000
SOFTWARE
•       OS Ms Windows XP Professional Original
      Rp. 1.300.000
BIAYA TAK TERDUGA Rp. 500.000
MODAL IV
Biaya Operasional :
1. Sewa Gedung Rp. 800.000/bln
2. Biaya Listrik Rp. 400.000/bln
3. Biaya Koneksi Internet Rp. 500.000/bln
TOTAL MODAL
Rp. 37.500.000
PENGHASILAN
Perkiraan Pendapatan Kotor (Bruto):
•       Buka Dari Jam 07.00 s.d. 24.00 = 17 Jam
•       Sewa Per Jam  = Rp. 4000
•       Perkiraan Sewa Per Hari = 10 Jam X 4   = 40 Jam
•       Perkiraan Pendapatan Per Hari = 40 x 4000  = Rp. 160.000
•       Perkiraan Pendapatan Per Bulan = Rp. 160.000 x 30
•       Total = Rp. 4800.000
PERKIRAAN PENGELUARAN
•       Listrik =Rp. 500.000/Bulan
•       Biaya Telpon & Speedy =Rp. 500.000/Bulan
•       Sewa Gedung/Ruko =Rp. 800.000/Bulan
•       Gaji Operator =Rp. 400.000/Bulan
PERKIRAAN PENDAPATAN PERBULAN
Pendapatan kotor   =   Rp. 4.800.000
Pengeluaran            =   Rp. 2.200.000
                                        Rp. 2.600.000
KESIMPULAN
Fasilitas ruangan yang dingin dan nyaman ,  fasilitas sound system , fasilitas komputer yang sangat lengkap, dan tempat parkir kendaraan yang aman dan nyaman
PENUTUP
Demikian proposal yang kami buat, semoga langkah ini dapat turut andil dalam mencerdaskan bangsa dan memberikan lapangan pekerjaan dan memajukan ekonomi Indonesia.  Proposal ini juga dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan bagi pihak instansi terkait untuk memberikan bantuan dana serta bimbingan teknis dalam pengelolaan warnet nantinya.

Kamis, 31 Oktober 2013

mobile forensik

Pengertian Mobile Forensik

Forensik perangkat mobile merupakan cabang dari forensik digital yang berkaitan dengan pemulihan bukti digital atau data dari perangkat mobile di bawah kondisi forensik suara. Perangkat selular frase biasanya mengacu pada ponsel, namun juga bisa berhubungan dengan perangkat digital yang memiliki memori internal baik dan kemampuan komunikasi, termasuk perangkat PDA, perangkat GPS dan komputer tablet. Penggunaan ponsel dalam kejahatan secara luas diakui untuk beberapa tahun, tetapi studi forensik perangkat mobile adalah bidang yang relatif baru, berasal dari awal 2000-an. Sebuah proliferasi ponsel (terutama smartphone) di pasar konsumen menyebabkan permintaan untuk pemeriksaan forensik dari perangkat, yang tidak dapat dipenuhi oleh teknik komputer forensik yang ada.
Perangkat mobile dapat digunakan untuk menyimpan beberapa jenis informasi pribadi seperti kontak, foto, kalender, dan catatan, SMS dan pesan MMS. Smartphone tambahan mungkin berisi informasi video, email, web browsing, informasi lokasi, dan pesan jaringan sosial dan kontak.
Forensik perangkat mobile dapat sangat menantang pada sejumlah tingkat :
Tantangan pembuktian dan teknis yang ada. misalnya, sel situs analisis lanjutan dari penggunaan cakupan penggunaan telepon selular, bukan ilmu pasti. Akibatnya, sementara itu adalah mungkin untuk menentukan kira-kira zona cell situs dari mana panggilan dibuat atau diterima, itu belum mungkin untuk mengatakan dengan tingkat kepastian, bahwa panggilan telepon selular terpancar dari lokasi tertentu misalnya alamat tempat tinggal.
  • Untuk tetap kompetitif, produsen peralatan asli sering mengubah faktor bentuk ponsel, struktur sistem operasi file, penyimpanan data, layanan, peripheral, dan bahkan pin konektor dan kabel. Akibatnya, pemeriksa forensik harus menggunakan proses forensik yang berbeda dibandingkan dengan komputer forensik.
  • Kapasitas penyimpanan terus tumbuh berkat menuntut lebih kuat perangkat “komputer mini” jenis.
  • Tidak hanya jenis data tetapi juga cara perangkat mobile yang digunakan terus-menerus berkembang.
Sebagai hasil dari tantangan ini, berbagai macam alat yang ada untuk mengekstrak bukti dari perangkat mobile, tidak ada satu alat atau metode dapat memperoleh semua bukti dari semua perangkat. Oleh karena itu disarankan bahwa pemeriksa forensik, terutama mereka yang ingin memenuhi syarat sebagai saksi ahli di pengadilan, menjalani pelatihan ekstensif untuk memahami bagaimana setiap alat dan metode memperoleh bukti, bagaimana ia mempertahankan standar untuk kesehatan forensik, dan bagaimana memenuhi persyaratan hukum seperti yang Daubert standar atau Frye standar.

 

 

Sejarah Mobile Forensik


Sebagai bidang studi pemeriksaan forensik perangkat mobile berasal dari akhir 1990-an dan awal 2000-an. Peran ponsel dalam kejahatan sudah lama diakui oleh penegak hukum. Dengan peningkatan ketersediaan perangkat tersebut di pasar konsumen dan array yang lebih luas dari platform komunikasi mereka mendukung (misalnya email, web browsing) permintaan untuk pemeriksaan forensik tumbuh .
Upaya awal untuk memeriksa perangkat mobile menggunakan teknik yang mirip dengan investigasi forensik komputer pertama:. Menganalisis isi telepon langsung melalui layar dan memotret konten penting. Namun, hal ini terbukti menjadi proses yang memakan waktu, dan sebagai jumlah perangkat mobile mulai meningkat, peneliti meminta cara yang lebih efisien penggalian data. Enterprising pemeriksa forensik ponsel kadang-kadang digunakan ponsel atau perangkat lunak sinkronisasi PDA untuk "back up" data perangkat ke komputer forensik untuk pencitraan, atau kadang-kadang, hanya dilakukan forensik komputer pada hard drive dari komputer tersangka dimana data telah disinkronkan. Namun, perangkat lunak jenis ini bisa menulis ke telepon serta membacanya, dan tidak bisa mengambil data dihapus.
Beberapa pemeriksa forensik menemukan bahwa mereka bisa mengambil data bahkan dihapus dengan menggunakan "flasher" atau "twister" kotak, alat yang dikembangkan oleh OEM untuk "flash" memori telepon untuk debugging atau memperbarui. Namun, kotak flasher yang invasif dan dapat mengubah data, dapat rumit untuk digunakan, dan, karena mereka tidak dikembangkan sebagai alat forensik, melakukan verifikasi hash atau tidak (dalam banyak kasus) auditUntuk pemeriksaan forensik fisik, karena itu. , alternatif yang lebih baik tetap diperlukan.
Untuk memenuhi tuntutan tersebut, muncul alat komersial yang memungkinkan pemeriksa untuk memulihkan memori telepon dengan gangguan minimal dan menganalisis secara terpisah. Seiring waktu teknik komersial telah dikembangkan lebih lanjut dan pemulihan data yang dihapus dari perangkat mobile proprietary telah menjadi mungkin dengan spesialis beberapa alat. Selain itu, alat komersial bahkan otomatis banyak proses ekstraksi, rendering itu mungkin bahkan untuk responden pertama minimal dilatih - yang saat ini jauh lebih mungkin untuk menghadapi tersangka dengan perangkat mobile yang mereka miliki, dibandingkan dengan komputer - untuk melakukan ekstraksi dasar untuk triase dan tujuan data yang pratinjau

next :
http://arkadiuswellyam.wordpress.com/2013/10/31/tools-pada-mobile-forensik/
http://hutapea-corp.blogspot.com/2013/10/storage-pada-mobile-device.html
http://dhimazprastyo.blogspot.com/2013/10/bukti-data-mobile-forensik.html

Senin, 21 Januari 2013

animasi dengan photoshop

Kali ini saya akan membuat animasi sederhana menggunakan photoshop. Karena kompi di rumah ane masih jadul jadi Cuma ada photoshop ver cs 2 doang ( itu juga masih berat T.T ). Pertama kita buka photoshopnya lalu new. Disini saya menggunakan ukuran 640 x 480 pixels biar gak terlalu besar memorynya.

 Layar putih pun keluar waktunya memberikan gambar. Disini saya menggunakan brush tool.

Brush yang saya gunakan adalah music. Untuk brush yang lain dapat dicari sendiri. Setelah brush telah terpasang di layer background  sekarang kita akan menambahkan brush yang lainya. Sebelum kita menmbahkan brush lainnya kita harus membuat layer baru agar kita dapat mengatur muncul tidaknya gambar tersebut saat kita bikin animasinya

 Setelah layer baru telah kita buat sekarang saatnya untuk memberikan efek brush baru di layer 1, yang saya gunakan masih brush music. Untuk gambarnya bisa dilihat dibawah ini.

 Setelah itu kita bikin layer baru lagi untuk brus berikutnya Lakukan hal yang sama untuk memberikan brush baru sehingga menjadi seperti gambar dibawah ini.

 Setelah selesai saatnya kita edit di imageready. File>edit in image ready
Setelah masuk imageready lihat bagian animation dibawah, pilih duplicates current frame sebanyak total layer yang telah kita buat tadi

Setelah selesai kita blok semua frame lalu kita atur waktunya sesuai kemauan kita. Setelah itu kita pilih frame 1 pada bagian layernya hapus semua tanda mata kecuali pada layer background. Setelah itu pindah ke frame 2 lalu berikan tanda mata hanya pada layer background dan layer 1. Untuk frame 3 berikan tanda mata hanya pada layer background dan layer 2. Begitu seterusnya sampai semua layer kabagian

Setelah selesai sekarang kita akan memberikan efek twen hanya pada layer utama saja. Caranya kita pilih frame 2 selaku layer 1 lalu pilih tween. Untuk pengaturannya dpat dilihat digambar

 Setelah selesai semua kita save file kita. File > save optimized. Kita save dengan format .gif.

cisco part 3: simulasi vlan

Pada tulisan kali ini saya akan mencoba menyoba membuat koneksi vlan. Yang akan kita gunakan adalah 6 pc dan 3 switch2950-24. Pola yang saya buat seperti pada gambar dibawah ini :

Untuk pemasangan kebel : Pc0 – pc2 ke switch0 menggunakan fa 0/1 – 0/3, dari switch0 ke switch1 melalui fa0/24 sebaliknya pun sama. Dari switch1 ke switch2 melalui fa0/23 sebaliknya pun sama. Untuk pc3- pc5 ke switch2 melalui fa0/1 - 0/3. Untuk pemberian ip masing – masing pc saya menggunakan seperti table dibawah ini :

 Setelah selesai memberikan ip pada masing – masing pc sekarang kita akan mengkonfig vlannya di switch. Terdapat 2 cara untuk mengkonfignya, pertama melalui CLI dan kedua melalui GUI. Namun kali ini saya akan melaui GUI. Klik switch0 lalu masuk ke config masuk ke bagian switch pilih vlan database. Untuk pengisian vlan number dan vlan name sebagai berikut,

Setelah switch0 selesai lakukan hal yang sama juga untuk switch1 dan switch2. Setelah selesai sekarang kita masuk kebagian interface. Yang pertama kita atur adalah fastethernet0/1 dimana terhubung dengan pc0, vlannya kita rubah menjadi 10

Untuk fastethernet0/2 gunakan vlan 20 dan untuk fastethernet0/3 gunakan vlan 30 lalu untuk fastethernet0/24 Access kita rubah menjadi trunk vlannya default trunk.

 Sekarang kita pindah ke switch2. Lakukan hal yang sama seperti switch0 ke pc. Untuk fastethernet0/1 vlan nya 10, fastethernet0/2 vlan nya 20 dan fastethernet0/3 vlan nya 30 lalu fastethernet0/23 Acces rubah menjadi trunk. Setelah selesai sekarang kata masuk ke switch1 lalu atur fastethernet0/24 dan fastethernet0/23 dari Acces menjadi Trunk. Sekarang kita coba mengirim pesan dari vlan yang senilai apabila pesan sampai ketujuan maka kita telah berhasil membuat vlan.

simulasi menggunakan 2 router untuk mengkoneksikan kelas yang berbeda

Pada tulisan kali ini saya akan mencontohkan simulasi menggunakan 2 router untuk mengkoneksikan kelas yang berbeda. Yang saya gunakan yaitu 7 pc, 2 switch, 2 router dan 2 laptop untuk kabelnya straight cross, copper cross, serial DCE dan console. Untuk router1 tambahkan slot fastethernet 1 buah.

 Ip yang akan saya gunakan untuk pc dan router sebagai berikut :


 Sekarang kita akan mengkoneksikan switch0 ke router0 melalui terminal di laptop. Langkah – langkahnya sebagai berikut :
 Bila benar maka indicator dri switch ke router akan berwarna hijau. Selanjutnya kita koneksikan pc3 dan 4 serta switch1 ke router 1, langkah – langkahnya :

 Bila benar makan indicator akan hijau. Selnjutnya kita akan mengkoneksikan kedua router tersebut melalui terminal di laptop kembali, yang pertama router0:

 Untuk router1 :

 Setelah selesai semua indicator menjadi hijau, namun kita belom bisa berinteraksi . langkah selanjutnya yaitu membuat ip route nya untuk router0 dan 1, langkahnya sebagai berikut :

Setelah selesai semua kita tes dengan mengirim pesan, bila configurasi kita berhasil maka pesan akan sukses.

cisco part I

Pada tulisan kali ini saya akan mencoba membuat jaringan computer dengan 1 server, 1 switch, 1 wireless, 6 pc dan 3 laptop. Pertama kita akan membuat jaringan server ke pc dengan switch untuk jelasnya dapat dilihat pada gambar dibawah

 Switch yang kita gunakan disini adalah Switch PT. Dasarnya switch ini hanya memiliki 4 port kabel saja . untuk menggabungkan lebih dari 4 maka kita lakukan penambahan slot, caranya klik switchnya lalu pilih physical.

 Setelah itu kita koneksikan dengan sebuah wireless yang telah terkoneksi dengan 3 laptop. Setelah semua sudah selesai sekarang kita akan mengatur ip masing – masing. Yang pertama yaitu server kita masukan ip addressnya 192.168.1.1 lalu untuk subnetnya 255.255.255.0. setelah itu kita masuk ke config untuk memberikan nilai gateway/DNS. Pertama kita pilih Global lalu pada global setting kita pilih static lalu isikan gateway seperti alamat ip server untuk DNSnya juga sama Selanjutnya kita masuk ke DHCP. Untuk service kita pilih on default gateway dan DNS server sama seperti sebelumnya. Untuk Start IP Address kita isikan 192.168.1.0 subnet masknya 255.255.255.0 lalu maksimum number of usernya 255 lalu kita save

 Selanjutnya kita masuk ke DNS.service kita on. Lalu pada bagian name kita masukan domain yang ingin kita gunakan misalnya zzz.com dengan address seperti server lali kita save

 Selanjutnya kita seting bagian Email. Untuk semua service kita on kan domain yang kita gunakan yaitu domain yang telah kita buat tadi zzz.com. untuk menambahkan client kita dapat menekan tombol + lalu kita berikan user dan password

 Setelah semua selesai sekarang kita akan mengecek apakah setting email pada server telah benar atau tidak dengan masuk ke desktop lalu masuk web browser lalu ketikan domain kita tadi. Bila seting email pada server berhasil makan akan tampak seperti gambar dibawah

 Selanjutnya kita akan mensetting ip clienty. Kita masuk ke desktop lalu ppilih ip config pilih DHCP untuk memberikan IP secara otomatis Selanjutnya kita masuk ke Configurasi email client. Isi nama sesuai dengan nama dan passwordyang telah didaftarkan ke server. Untuk email address gunakan sesuai nama client. Untuk bagian server information gunakan domain yang telah kita buat tadi Bila selesai semua kita coba kirim email dari pc0 ke laptop0 Apabila berhasil maka pada laptop0 akan ada email masuk

Minggu, 02 Desember 2012

himpunan pada java


HIMPUNAN
LISTING:
import java.util.Scanner;
public class himp{
       Scanner input = new Scanner(System.in);
       int[] himpunanA= new int[100];
       int[] himpunanB= new int[100];
       int jumlahAnggotaA;
       int jumlahAnggotaB;
       public void dataAnggota() {
           System.out.print("Masukkan Jumlah Anggota Himpunan A : ");
              jumlahAnggotaA = input.nextInt();
              System.out.println("Anggota Himpunan A");
              for(int i=1;i<=jumlahAnggotaA;i++){
                      System.out.print("Anggota "+i+" : ");
                      himpunanA[i]=input.nextInt();
              }
              System.out.print("Masukkan Jumlah Anggota Himpunan B : ");
              jumlahAnggotaB = input.nextInt();
              System.out.println("Anggota Himpunan B");
               for(int i=1;i<=jumlahAnggotaB;i++){
                      System.out.print("Anggota "+i+" : ");
                      himpunanB[i]=input.nextInt();
              }
       }
       public void tampilAnggota(){
              System.out.print("Anggota Himpunan A = { ");
              for(int i=1;i<=jumlahAnggotaA;i++){
                System.out.print(himpunanA[i]+"   ");
              }
              System.out.println("}");
              System.out.print("Anggota Himpunan B = { ");
              for(int i=1;i<=jumlahAnggotaB;i++){
                System.out.print(himpunanB[i]+ "  ");
              }
              System.out.println("}");
       }
       public void himpunanGabungan(){
          System.out.print("Himpunan Gabungan A U B : { ");
          for(int i=1;i<=jumlahAnggotaA;i++){
                System.out.print(himpunanA[i]+" ");
              }
          for( int i=1;i<=jumlahAnggotaB;i++){
              boolean adaSama = false;
              for(int j=1;j<=jumlahAnggotaA;j++){
                     if(himpunanB[i]==himpunanA[j])
                            adaSama=true;
              }
              if(adaSama==false){
                 System.out.print(himpunanB[i]+" ");
              }
          }
          System.out.println("}");
       }
       public void himpunanIrisan(){
         System.out.print("Himpunan Irisan A n B : { ");
           for( int i=1;i<=jumlahAnggotaB;i++){
                   boolean adaSama = false;
                   for(int j=1;j<=jumlahAnggotaA;j++){
                     if(himpunanB[i]==himpunanA[j])
                            adaSama=true;
              }
              if(adaSama==true){
                 System.out.print(himpunanB[i]+" ");
              }
              }
              System.out.println(" }");
       }
       public void himpunanSelisih(){
              System.out.print("Himpunan Selisih A - B : { ");
              for( int i=1;i<=jumlahAnggotaA;i++){
                   boolean adaSama = false;
                   for(int j=1;j<=jumlahAnggotaB;j++){
                     if(himpunanA[i]==himpunanB[j])
                            adaSama=true;
              }
              if(adaSama==false){
                 System.out.print(himpunanA[i]+" ");
              }
              }
              System.out.println("}");
              System.out.print("Himpunan Selisih B - A : { ");
              for( int i=1;i<=jumlahAnggotaB;i++){
                   boolean adaSama = false;
                   for(int j=1;j<=jumlahAnggotaA;j++){
                     if(himpunanB[i]==himpunanA[j])
                            adaSama=true;
              }
              if(adaSama==false){
                 System.out.print(himpunanB[i]+" ");
              }
              }
              System.out.println("}");
       }
       public static void main(String args[]){
              himp bilangan = new himp();
              bilangan.dataAnggota();
              bilangan.tampilAnggota();
              bilangan.himpunanGabungan();
              bilangan.himpunanIrisan();
              bilangan.himpunanSelisih();
       }
}




 LOGIKA :
Pada percobaan ini kita menggunakan program java untuk membuat program listing di atas. Program diatas merupakan sebuah program himpunan tentang gabungan, irisan dan selisih yang di kemas dalam satu program.
Pada percobaan kali ini method yang di gunakan adalah import java.Scanner. fungsi  dari method tersebut untuk mengambil input dari console .  Fungsi dari new sendiri untuk membuat objek baru. Lau pada di bawahnya terdapat  int[] himpunanA= new int[100]; int[] himpunanB= new int[100]; maksud dari [100] pada himpunan A dan B adalah total maksimal angka yang ingin di masukan ke dalam anggota himpunan A maupun B.  Di bawah listing System.out.print terdapat perintah jumlah AnggotaA=input.nextInt, perintah ini merupakan salah satu fungsi dalam GUI Scanner yang berguna untuk membaca data yang berupa file. Lalu pada perintah for(int i=1;i<=jumlahAnggotaA;i++), untuk int=1 funngsinya agar pada saat output nanti pada bagian anggota himpunan akan di mulai dari anggota 1, apa bila kita mengunakan int=3 maka pada saat output maka akan di mulai dari anggota 3,karena pada perintah himpunanA[i]=input.nextInt() yang berfungsi untuk meneruskan perintah i yang bernilai yang telah kita masukan (pada contoh di atas 1 dan 3). Selanjutnya pada perintah public void tampilAnggota, terdapat perintah for(int i=1;i<=jumlahAnggotaA;i++){ yang berguna untuk menampilkan anggota himpunan yang telah kita masukan, dalam listing di masukan angka 1 maka yang akan di baca mulai dari anggota 1, bila kita memasukan i=3, maka data yang akan dibaca mulai dari anggota 3, anggota 1 dan 2 tidak terbaca. Selanjutnya terdapat perintah for,if,boolean. Boolean merupakan salah satu dari keyword dalam java yang  terdiri dari 2 nilai yaitu true dan false. Boolean sangat penting dalam mengevaluasi suatu kondisi, dan sering digunakan untuk menentukan alur program.  Di dalam listing terdapat boolean adaSama=false,adaSama=true,adaSama=false  pada bagian himpunanGabungan, ini di gunakan apabila ada angka yang sama dalam himpunan A dan B maka angka yang akan dicetak tidak di ulang apabila ada yang sama,sedangkan angka yang tidak terdapat pada salah satu himpunan maka angka itu akan langsung tercetak tanpa di seleksi terlebih dahulu, misalnya pada himpunan A:1,2,3 himpunan B:1,2,3,4 maka hasil yang akan tercetak @:1,2,3,4. Lalu pada bagian irisan terdapat boolean adaSama=false, adaSama=true,adaSama=true, maka angka yang akan di cetak hanya angka yang sama yang terdapat pada himpunan A dan himpunan B ,misalnya A:1 B: 1,2 maka yang akan di cetak hanya S:1. Lalu pada bagian selisih A-B dan selisih B-A memiliki perintah yang hampir sama, seperti  boolean adaSama=false, adaSama=true, adaSama=false dan yang berbeda terdapat pada perintah for(int j=1;j<=jumlahAnggotaB;j++){  if(himpunanA[i]==himpunanB[j]) untuk selisih A-B, sedangkan untuk selisih B-A adalah for(int j=1;j<=jumlahAnggotaA;j++){  if(himpunanB[i]==himpunanA[j]).  Untuk logika yang selisih A-B yaitu bila pada himpunan A dan himpunan B terdapat angka yang sama maka angka tersebut tidak akan di cetak, misalnya A: 1, 2  dan B:1, maka hasil yang akan dicetak yaitu S: 2. Untuk yang Selisih B-A merupakan kebalikan dari Selisih A-B,misalnya A:1,2 B:1 maka hasil yang akan di cetah adalah tidak ada angka,karena himpunan B hanya memiliki angka 1.