Kali ini saya akan membuat animasi sederhana menggunakan photoshop. Karena kompi di rumah ane masih jadul jadi Cuma ada photoshop ver cs 2 doang ( itu juga masih berat T.T ). Pertama kita buka photoshopnya lalu new. Disini saya menggunakan ukuran 640 x 480 pixels biar gak terlalu besar memorynya.
Layar putih pun keluar waktunya memberikan gambar. Disini saya menggunakan brush tool.
Brush yang saya gunakan adalah music. Untuk brush yang lain dapat dicari sendiri.
Setelah brush telah terpasang di layer background sekarang kita akan menambahkan brush yang lainya. Sebelum kita menmbahkan brush lainnya kita harus membuat layer baru agar kita dapat mengatur muncul tidaknya gambar tersebut saat kita bikin animasinya
Setelah layer baru telah kita buat sekarang saatnya untuk memberikan efek brush baru di layer 1, yang saya gunakan masih brush music. Untuk gambarnya bisa dilihat dibawah ini.
Setelah itu kita bikin layer baru lagi untuk brus berikutnya
Lakukan hal yang sama untuk memberikan brush baru sehingga menjadi seperti gambar dibawah ini.
Setelah selesai saatnya kita edit di imageready. File>edit in image ready
Setelah masuk imageready lihat bagian animation dibawah, pilih duplicates current frame sebanyak total layer yang telah kita buat tadi
Setelah selesai kita blok semua frame lalu kita atur waktunya sesuai kemauan kita. Setelah itu kita pilih frame 1 pada bagian layernya hapus semua tanda mata kecuali pada layer background. Setelah itu pindah ke frame 2 lalu berikan tanda mata hanya pada layer background dan layer 1. Untuk frame 3 berikan tanda mata hanya pada layer background dan layer 2. Begitu seterusnya sampai semua layer kabagian
Setelah selesai sekarang kita akan memberikan efek twen hanya pada layer utama saja. Caranya kita pilih frame 2 selaku layer 1 lalu pilih tween. Untuk pengaturannya dpat dilihat digambar
Setelah selesai semua kita save file kita. File > save optimized. Kita save dengan format .gif.
Senin, 21 Januari 2013
cisco part 3: simulasi vlan
Pada tulisan kali ini saya akan mencoba menyoba membuat koneksi vlan. Yang akan kita gunakan adalah 6 pc dan 3 switch2950-24. Pola yang saya buat seperti pada gambar dibawah ini :
Untuk pemasangan kebel : Pc0 – pc2 ke switch0 menggunakan fa 0/1 – 0/3, dari switch0 ke switch1 melalui fa0/24 sebaliknya pun sama. Dari switch1 ke switch2 melalui fa0/23 sebaliknya pun sama. Untuk pc3- pc5 ke switch2 melalui fa0/1 - 0/3. Untuk pemberian ip masing – masing pc saya menggunakan seperti table dibawah ini :
Setelah selesai memberikan ip pada masing – masing pc sekarang kita akan mengkonfig vlannya di switch. Terdapat 2 cara untuk mengkonfignya, pertama melalui CLI dan kedua melalui GUI. Namun kali ini saya akan melaui GUI. Klik switch0 lalu masuk ke config masuk ke bagian switch pilih vlan database. Untuk pengisian vlan number dan vlan name sebagai berikut,
Setelah switch0 selesai lakukan hal yang sama juga untuk switch1 dan switch2. Setelah selesai sekarang kita masuk kebagian interface. Yang pertama kita atur adalah fastethernet0/1 dimana terhubung dengan pc0, vlannya kita rubah menjadi 10
Untuk fastethernet0/2 gunakan vlan 20 dan untuk fastethernet0/3 gunakan vlan 30 lalu untuk fastethernet0/24 Access kita rubah menjadi trunk vlannya default trunk.
Sekarang kita pindah ke switch2. Lakukan hal yang sama seperti switch0 ke pc. Untuk fastethernet0/1 vlan nya 10, fastethernet0/2 vlan nya 20 dan fastethernet0/3 vlan nya 30 lalu fastethernet0/23 Acces rubah menjadi trunk. Setelah selesai sekarang kata masuk ke switch1 lalu atur fastethernet0/24 dan fastethernet0/23 dari Acces menjadi Trunk. Sekarang kita coba mengirim pesan dari vlan yang senilai apabila pesan sampai ketujuan maka kita telah berhasil membuat vlan.
Untuk pemasangan kebel : Pc0 – pc2 ke switch0 menggunakan fa 0/1 – 0/3, dari switch0 ke switch1 melalui fa0/24 sebaliknya pun sama. Dari switch1 ke switch2 melalui fa0/23 sebaliknya pun sama. Untuk pc3- pc5 ke switch2 melalui fa0/1 - 0/3. Untuk pemberian ip masing – masing pc saya menggunakan seperti table dibawah ini :
Setelah selesai memberikan ip pada masing – masing pc sekarang kita akan mengkonfig vlannya di switch. Terdapat 2 cara untuk mengkonfignya, pertama melalui CLI dan kedua melalui GUI. Namun kali ini saya akan melaui GUI. Klik switch0 lalu masuk ke config masuk ke bagian switch pilih vlan database. Untuk pengisian vlan number dan vlan name sebagai berikut,
Setelah switch0 selesai lakukan hal yang sama juga untuk switch1 dan switch2. Setelah selesai sekarang kita masuk kebagian interface. Yang pertama kita atur adalah fastethernet0/1 dimana terhubung dengan pc0, vlannya kita rubah menjadi 10
Untuk fastethernet0/2 gunakan vlan 20 dan untuk fastethernet0/3 gunakan vlan 30 lalu untuk fastethernet0/24 Access kita rubah menjadi trunk vlannya default trunk.
Sekarang kita pindah ke switch2. Lakukan hal yang sama seperti switch0 ke pc. Untuk fastethernet0/1 vlan nya 10, fastethernet0/2 vlan nya 20 dan fastethernet0/3 vlan nya 30 lalu fastethernet0/23 Acces rubah menjadi trunk. Setelah selesai sekarang kata masuk ke switch1 lalu atur fastethernet0/24 dan fastethernet0/23 dari Acces menjadi Trunk. Sekarang kita coba mengirim pesan dari vlan yang senilai apabila pesan sampai ketujuan maka kita telah berhasil membuat vlan.
simulasi menggunakan 2 router untuk mengkoneksikan kelas yang berbeda
Pada tulisan kali ini saya akan mencontohkan simulasi menggunakan 2 router untuk mengkoneksikan kelas yang berbeda. Yang saya gunakan yaitu 7 pc, 2 switch, 2 router dan 2 laptop untuk kabelnya straight cross, copper cross, serial DCE dan console. Untuk router1 tambahkan slot fastethernet 1 buah.
Ip yang akan saya gunakan untuk pc dan router sebagai berikut :
Sekarang kita akan mengkoneksikan switch0 ke router0 melalui terminal di laptop. Langkah – langkahnya sebagai berikut :
Bila benar maka indicator dri switch ke router akan berwarna hijau. Selanjutnya kita koneksikan pc3 dan 4 serta switch1 ke router 1, langkah – langkahnya :
Bila benar makan indicator akan hijau. Selnjutnya kita akan mengkoneksikan kedua router tersebut melalui terminal di laptop kembali, yang pertama router0:
Untuk router1 :
Setelah selesai semua indicator menjadi hijau, namun kita belom bisa berinteraksi . langkah selanjutnya yaitu membuat ip route nya untuk router0 dan 1, langkahnya sebagai berikut :
Setelah selesai semua kita tes dengan mengirim pesan, bila configurasi kita berhasil maka pesan akan sukses.
Ip yang akan saya gunakan untuk pc dan router sebagai berikut :
Sekarang kita akan mengkoneksikan switch0 ke router0 melalui terminal di laptop. Langkah – langkahnya sebagai berikut :
Bila benar maka indicator dri switch ke router akan berwarna hijau. Selanjutnya kita koneksikan pc3 dan 4 serta switch1 ke router 1, langkah – langkahnya :
Bila benar makan indicator akan hijau. Selnjutnya kita akan mengkoneksikan kedua router tersebut melalui terminal di laptop kembali, yang pertama router0:
Untuk router1 :
Setelah selesai semua indicator menjadi hijau, namun kita belom bisa berinteraksi . langkah selanjutnya yaitu membuat ip route nya untuk router0 dan 1, langkahnya sebagai berikut :
Setelah selesai semua kita tes dengan mengirim pesan, bila configurasi kita berhasil maka pesan akan sukses.
cisco part I
Pada tulisan kali ini saya akan mencoba membuat jaringan computer dengan 1 server, 1 switch, 1 wireless, 6 pc dan 3 laptop. Pertama kita akan membuat jaringan server ke pc dengan switch untuk jelasnya dapat dilihat pada gambar dibawah
Switch yang kita gunakan disini adalah Switch PT. Dasarnya switch ini hanya memiliki 4 port kabel saja . untuk menggabungkan lebih dari 4 maka kita lakukan penambahan slot, caranya klik switchnya lalu pilih physical.
Setelah itu kita koneksikan dengan sebuah wireless yang telah terkoneksi dengan 3 laptop. Setelah semua sudah selesai sekarang kita akan mengatur ip masing – masing. Yang pertama yaitu server kita masukan ip addressnya 192.168.1.1 lalu untuk subnetnya 255.255.255.0. setelah itu kita masuk ke config untuk memberikan nilai gateway/DNS. Pertama kita pilih Global lalu pada global setting kita pilih static lalu isikan gateway seperti alamat ip server untuk DNSnya juga sama Selanjutnya kita masuk ke DHCP. Untuk service kita pilih on default gateway dan DNS server sama seperti sebelumnya. Untuk Start IP Address kita isikan 192.168.1.0 subnet masknya 255.255.255.0 lalu maksimum number of usernya 255 lalu kita save
Selanjutnya kita masuk ke DNS.service kita on. Lalu pada bagian name kita masukan domain yang ingin kita gunakan misalnya zzz.com dengan address seperti server lali kita save
Selanjutnya kita seting bagian Email. Untuk semua service kita on kan domain yang kita gunakan yaitu domain yang telah kita buat tadi zzz.com. untuk menambahkan client kita dapat menekan tombol + lalu kita berikan user dan password
Setelah semua selesai sekarang kita akan mengecek apakah setting email pada server telah benar atau tidak dengan masuk ke desktop lalu masuk web browser lalu ketikan domain kita tadi. Bila seting email pada server berhasil makan akan tampak seperti gambar dibawah
Selanjutnya kita akan mensetting ip clienty. Kita masuk ke desktop lalu ppilih ip config pilih DHCP untuk memberikan IP secara otomatis Selanjutnya kita masuk ke Configurasi email client. Isi nama sesuai dengan nama dan passwordyang telah didaftarkan ke server. Untuk email address gunakan sesuai nama client. Untuk bagian server information gunakan domain yang telah kita buat tadi Bila selesai semua kita coba kirim email dari pc0 ke laptop0 Apabila berhasil maka pada laptop0 akan ada email masuk
Switch yang kita gunakan disini adalah Switch PT. Dasarnya switch ini hanya memiliki 4 port kabel saja . untuk menggabungkan lebih dari 4 maka kita lakukan penambahan slot, caranya klik switchnya lalu pilih physical.
Setelah itu kita koneksikan dengan sebuah wireless yang telah terkoneksi dengan 3 laptop. Setelah semua sudah selesai sekarang kita akan mengatur ip masing – masing. Yang pertama yaitu server kita masukan ip addressnya 192.168.1.1 lalu untuk subnetnya 255.255.255.0. setelah itu kita masuk ke config untuk memberikan nilai gateway/DNS. Pertama kita pilih Global lalu pada global setting kita pilih static lalu isikan gateway seperti alamat ip server untuk DNSnya juga sama Selanjutnya kita masuk ke DHCP. Untuk service kita pilih on default gateway dan DNS server sama seperti sebelumnya. Untuk Start IP Address kita isikan 192.168.1.0 subnet masknya 255.255.255.0 lalu maksimum number of usernya 255 lalu kita save
Selanjutnya kita masuk ke DNS.service kita on. Lalu pada bagian name kita masukan domain yang ingin kita gunakan misalnya zzz.com dengan address seperti server lali kita save
Selanjutnya kita seting bagian Email. Untuk semua service kita on kan domain yang kita gunakan yaitu domain yang telah kita buat tadi zzz.com. untuk menambahkan client kita dapat menekan tombol + lalu kita berikan user dan password
Setelah semua selesai sekarang kita akan mengecek apakah setting email pada server telah benar atau tidak dengan masuk ke desktop lalu masuk web browser lalu ketikan domain kita tadi. Bila seting email pada server berhasil makan akan tampak seperti gambar dibawah
Selanjutnya kita akan mensetting ip clienty. Kita masuk ke desktop lalu ppilih ip config pilih DHCP untuk memberikan IP secara otomatis Selanjutnya kita masuk ke Configurasi email client. Isi nama sesuai dengan nama dan passwordyang telah didaftarkan ke server. Untuk email address gunakan sesuai nama client. Untuk bagian server information gunakan domain yang telah kita buat tadi Bila selesai semua kita coba kirim email dari pc0 ke laptop0 Apabila berhasil maka pada laptop0 akan ada email masuk
Minggu, 02 Desember 2012
himpunan pada java
HIMPUNAN
LISTING:
import java.util.Scanner;
public class himp{
Scanner input = new Scanner(System.in);
int[] himpunanA= new int[100];
int[] himpunanB= new int[100];
int jumlahAnggotaA;
int jumlahAnggotaB;
public void dataAnggota() {
System.out.print("Masukkan Jumlah Anggota Himpunan A : ");
jumlahAnggotaA = input.nextInt();
System.out.println("Anggota Himpunan A");
for(int i=1;i<=jumlahAnggotaA;i++){
System.out.print("Anggota "+i+" : ");
himpunanA[i]=input.nextInt();
}
System.out.print("Masukkan Jumlah Anggota Himpunan B : ");
jumlahAnggotaB = input.nextInt();
System.out.println("Anggota
Himpunan B");
for(int i=1;i<=jumlahAnggotaB;i++){
System.out.print("Anggota "+i+" : ");
himpunanB[i]=input.nextInt();
}
}
public void tampilAnggota(){
System.out.print("Anggota Himpunan A = { ");
for(int i=1;i<=jumlahAnggotaA;i++){
System.out.print(himpunanA[i]+"
");
}
System.out.println("}");
System.out.print("Anggota Himpunan B = { ");
for(int i=1;i<=jumlahAnggotaB;i++){
System.out.print(himpunanB[i]+ "
");
}
System.out.println("}");
}
public void himpunanGabungan(){
System.out.print("Himpunan Gabungan A U B : { ");
for(int i=1;i<=jumlahAnggotaA;i++){
System.out.print(himpunanA[i]+" ");
}
for( int i=1;i<=jumlahAnggotaB;i++){
boolean adaSama = false;
for(int j=1;j<=jumlahAnggotaA;j++){
if(himpunanB[i]==himpunanA[j])
adaSama=true;
}
if(adaSama==false){
System.out.print(himpunanB[i]+" ");
}
}
System.out.println("}");
}
public void himpunanIrisan(){
System.out.print("Himpunan Irisan A n B : { ");
for( int i=1;i<=jumlahAnggotaB;i++){
boolean adaSama = false;
for(int
j=1;j<=jumlahAnggotaA;j++){
if(himpunanB[i]==himpunanA[j])
adaSama=true;
}
if(adaSama==true){
System.out.print(himpunanB[i]+"
");
}
}
System.out.println(" }");
}
public void himpunanSelisih(){
System.out.print("Himpunan Selisih A - B : { ");
for( int i=1;i<=jumlahAnggotaA;i++){
boolean adaSama = false;
for(int
j=1;j<=jumlahAnggotaB;j++){
if(himpunanA[i]==himpunanB[j])
adaSama=true;
}
if(adaSama==false){
System.out.print(himpunanA[i]+" ");
}
}
System.out.println("}");
System.out.print("Himpunan Selisih B - A : { ");
for( int i=1;i<=jumlahAnggotaB;i++){
boolean adaSama = false;
for(int
j=1;j<=jumlahAnggotaA;j++){
if(himpunanB[i]==himpunanA[j])
adaSama=true;
}
if(adaSama==false){
System.out.print(himpunanB[i]+" ");
}
}
System.out.println("}");
}
public static void main(String args[]){
himp bilangan = new himp();
bilangan.dataAnggota();
bilangan.tampilAnggota();
bilangan.himpunanGabungan();
bilangan.himpunanIrisan();
bilangan.himpunanSelisih();
}
}
LOGIKA
:
Pada percobaan ini kita menggunakan program
java untuk membuat program listing di atas. Program diatas merupakan sebuah
program himpunan tentang gabungan, irisan dan selisih yang di kemas dalam satu
program.
Pada percobaan kali ini method yang di gunakan
adalah import java.Scanner. fungsi dari
method tersebut untuk mengambil input dari console . Fungsi dari new sendiri untuk membuat objek
baru. Lau pada di bawahnya terdapat int[] himpunanA= new int[100]; int[]
himpunanB= new int[100]; maksud dari [100] pada himpunan A dan B adalah total
maksimal angka yang ingin di masukan ke dalam anggota himpunan A maupun B. Di bawah listing System.out.print terdapat
perintah jumlah AnggotaA=input.nextInt, perintah ini merupakan salah satu
fungsi dalam GUI Scanner yang berguna untuk membaca data yang berupa file. Lalu
pada perintah for(int i=1;i<=jumlahAnggotaA;i++), untuk int=1 funngsinya
agar pada saat output nanti pada bagian anggota himpunan akan di mulai dari
anggota 1, apa bila kita mengunakan int=3 maka pada saat output maka akan di
mulai dari anggota 3,karena pada perintah himpunanA[i]=input.nextInt() yang
berfungsi untuk meneruskan perintah i yang bernilai yang telah kita masukan
(pada contoh di atas 1 dan 3). Selanjutnya pada perintah public void
tampilAnggota, terdapat perintah for(int i=1;i<=jumlahAnggotaA;i++){ yang
berguna untuk menampilkan anggota himpunan yang telah kita masukan, dalam
listing di masukan angka 1 maka yang akan di baca mulai dari anggota 1, bila
kita memasukan i=3, maka data yang akan dibaca mulai dari anggota 3, anggota 1
dan 2 tidak terbaca. Selanjutnya terdapat perintah for,if,boolean. Boolean
merupakan salah satu dari keyword dalam java yang terdiri dari 2 nilai yaitu true dan false.
Boolean sangat penting dalam mengevaluasi suatu kondisi, dan sering digunakan
untuk menentukan alur program. Di dalam
listing terdapat boolean adaSama=false,adaSama=true,adaSama=false pada bagian himpunanGabungan, ini di gunakan
apabila ada angka yang sama dalam himpunan A dan B maka angka yang akan dicetak
tidak di ulang apabila ada yang sama,sedangkan angka yang tidak terdapat pada
salah satu himpunan maka angka itu akan langsung tercetak tanpa di seleksi
terlebih dahulu, misalnya pada himpunan A:1,2,3 himpunan B:1,2,3,4 maka hasil
yang akan tercetak @:1,2,3,4. Lalu pada bagian irisan terdapat boolean
adaSama=false, adaSama=true,adaSama=true, maka angka yang akan di cetak hanya
angka yang sama yang terdapat pada himpunan A dan himpunan B ,misalnya A:1 B:
1,2 maka yang akan di cetak hanya S:1. Lalu pada bagian selisih A-B dan selisih
B-A memiliki perintah yang hampir sama, seperti
boolean adaSama=false, adaSama=true, adaSama=false dan yang berbeda
terdapat pada perintah for(int j=1;j<=jumlahAnggotaB;j++){ if(himpunanA[i]==himpunanB[j]) untuk selisih
A-B, sedangkan untuk selisih B-A adalah for(int j=1;j<=jumlahAnggotaA;j++){ if(himpunanB[i]==himpunanA[j]). Untuk logika yang selisih A-B yaitu bila pada
himpunan A dan himpunan B terdapat angka yang sama maka angka tersebut tidak
akan di cetak, misalnya A: 1, 2 dan B:1,
maka hasil yang akan dicetak yaitu S: 2. Untuk yang Selisih B-A merupakan
kebalikan dari Selisih A-B,misalnya A:1,2 B:1 maka hasil yang akan di cetah
adalah tidak ada angka,karena himpunan B hanya memiliki angka 1.
array 2 D
ARRAY 2DIMENSI
LISTING
import java.io.*;
class Array2D{
public static void main (String[]args){
DataInputStream entry = new
DataInputStream(System.in);
try
{
int [][] angka = new int [3][3];
for (int i=0;i<angka.length;i++)
{
for (int j = 0;j<angka.length;j++)
{
System.out.print("matriks["+(i+1)+"]["+(j+1)+"]
= ");
angka [i][j] =
Integer.parseInt(entry.readLine());
}
}
System.out.println("data array
2 dimensi");
for (int i=0;i<angka.length;
i++)
{
for (int j =
0;j<angka.length;j++)
{
System.out.print(angka[i][j]+" ");
}
System.out.println();
}
}
catch (Exception e)
{
System.out.println ("wah salah
input tuh");
}
}
}
Pada percobaan kali ini
merupakan percobaan array 2 dimensi. Array 2 dimensi sering di gambarkan
sebagai sebuah matriks, array 2 dimensi terdiri dari beberapa baris dan
beberapa baris dan beberapa kolom elemen yang bertipe sama. Bentuk umumnya
adalah : tipe data[][]nama variable=new tipe data [jumlah baris][jumlah
kolom];.
Dari listing di atas terdapat
DataInputStream entry = new DataInputStream(System.in); yang berfungsi untuk untuk membaca hasil penulisan DataOutputStream atau
mendapatkan data kembali. Pada awal listing terdapat import java.io.*; maksudnya
adalah java yang akan kita gunakan akan di rubah sesuai dengan java IO.
Lalu terdapat perintah try, yang
berfungsi untuk Untuk menangkap
suatu
eksepsi java atau kesalahan pada listing program. Perintah try biasanya selalu
berpasangan dengan catch dengan fungsi yang sama.. di dalam catch terdapat
perintah Exception. Exeption dimunculkan pada program saat menemukan keadaan
yang dapat menyebabkan program menjadi error. Sebuah Exception akan menyebabkan
aliran program keluar dari aliran yang normal. Dalam bentuk array 2 dimensi di
atas tertulis
int [][] angka = new int [3][3]; maksud dari
[3][3] adalah dari data yang akan di haasilkan akan memiliki 3 kolom dan 3
baris.lalu terdapat i<angka.length maksudnya adalah nilai variable I lebih
kecil dari jangkauan nilai angka.lalu Integer perse.Int berfungsi untuk
mengkonversikan integer agar dapat d output. Dari percobaan di atas maka akan
menghasilkan sebagai berikut :
Langganan:
Postingan (Atom)


























